== RENUNGAN ==
Benar atau Paling Benar?
Seringkali KONFLIK terjadi bukan hanya karna ada 2 pihak yg salah ato benar, tetapi seringkali di sebabkan karna ada orang yg selalu MERASA bahwa dirinya lah yg PALING BENAR.
Orang yg seperti ini bukan hanya membuat masalah semakin meruncing, tapi juga menjadi SUMBER MASALAH.
Lalu apa bedanya Orang Benar dgn Orang yg Merasa Paling Benar?
Orang Benar:
• Tidak akan berpikir bahwa ia yg Paling Benar,
• Bisa menyadari Kesalahannya,
• Instropeksi diri,
• Rendah hati,
• Lemah lembut,
• Dapat menerima Masukan & Kritikan dari siapa saja, bahkan dari anak kecil,
• Selalu menjaga Perkataan & Perilakunya,
• Berbicara dgn Hati².
Orang yg Merasa Benar:
• Selalu berpikir bahwa dia yg paling Benar,
• Tidak pernah mengaku salah,
• Tidak pernah Instropeksi karna merasa sudah Benar & Tinggi Hati,
• Hatinya Keras,
• Sulit menerima Nasehat, Kritik, Masukan dari orang lain,
• Berpikir, Berkata, & Berbuat sekehendak hatinya tanpa mempedulikan perasaan org lain.
Karena itu orang BENAR selalu di HORMATI & di CINTAI sesamanya,sedangkan orang yg MERASA PALING BENAR hanya akan di SANJUNG oleh orang² yg BERPIKIRAN SEMPIT, yg sekedar ingin MEMANFAATKAN DIRINYA.
Ketika orang yg MERASA PALING BENAR ternyata terbukti melakukan kesalahan, dia akan merasa sangat malu.
Sebab itu... Janganlah menganggap DIRI MERASA PALING BENAR, PALING BIJAK, PALING PANDAI.
Jadilah PRIBADI yg RENDAH HATI untuk mendengarkan Kritik, Saran, Pendapat, & Wawasan dari orang lain.
Ingatlah,
KERENDAHAN HATI untuk mau mendengarlah yg akan membuat kita semakin BERTUMBUH & BERBENAH untuk menjadi LEBIH BAIK.
JADILAH ORANG BENAR,
BUKAN ORANG YG MERASA PALING BENAR !!
Selasa, 10 Juni 2014
Sabtu, 07 Juni 2014
IBU
Ibu
ku menangis saat baca ini :
Aku mempunyai pasangan hidup...
Aku mempunyai ibu...
Saat senang aku cari pasanganku...
Saat sedih aku baru cari ibuku...
Saat sukses aku ceritakan pada pasanganku...
Saat gagal aku ceritakan pada ibuku...
Saat bahagia aku peluk erat pasanganku...
Saat sedih aku peluk erat ibuku...
Saat liburan aku bawa pasanganku...
Saat aku BT aku mampir ke rumah ibuku...
Saat sambut valentine selalu beri hadiah pada pasanganku...
Saat sambut hari ibu aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu"...
Selalu aku ingat pasanganku...
Selalu ibuku yg ingat aku...
Setiap saat aku akan telpon pasanganku...
Kalau lagi inget baru aku akan telpon ibuku...
Selalu aku belikan hadiah untuk pasanganku...
Entah kapan aku akan belikan hadiah untuk ibuku...
Renungkan teman....!!!!! π
"Anakku, kalau kau sudah habis belajar dan berkerja, bolehkah kau kirim uang untuk ibu? Ibu tdk minta banyak, lima puluh ribu sebulan pun cukuplah."
Berderai air mata jika kita mendengarnya........
Tapi kalau ibu sudah tiada..........kita baru merasakan kasih sayangnya
IBU......
AKU RINDU......
AKU RIIINDDUU......
SANGAT RINDUUUUU......
Berapa banyak yang sanggup menyuapkan ibunya....
Berapa banyak yang sanggup melap muntah ibunya.....
Berapa banyak yang sanggup mengganti lampin ibunya.....
Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya.......
Berapa banyak yang sanggup membuang ulat dan membersihkan luka kudis ibunya....
Berapa banyak yang sanggup berhenti bekerja untuk menjaga ibunya....
Dan akhir sekali, berapa banyak yang mendoakan JENAZAH ibunya......
Jika kamu menyayangi ibumu
Perhatian dan berilah mereka cinta yang tulus..
Surga di telapak kaki Ibu...
Ingat...!!
Ibu adalah pintu surga bagimu!
ku menangis saat baca ini :
Aku mempunyai pasangan hidup...
Aku mempunyai ibu...
Saat senang aku cari pasanganku...
Saat sedih aku baru cari ibuku...
Saat sukses aku ceritakan pada pasanganku...
Saat gagal aku ceritakan pada ibuku...
Saat bahagia aku peluk erat pasanganku...
Saat sedih aku peluk erat ibuku...
Saat liburan aku bawa pasanganku...
Saat aku BT aku mampir ke rumah ibuku...
Saat sambut valentine selalu beri hadiah pada pasanganku...
Saat sambut hari ibu aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu"...
Selalu aku ingat pasanganku...
Selalu ibuku yg ingat aku...
Setiap saat aku akan telpon pasanganku...
Kalau lagi inget baru aku akan telpon ibuku...
Selalu aku belikan hadiah untuk pasanganku...
Entah kapan aku akan belikan hadiah untuk ibuku...
Renungkan teman....!!!!! π
"Anakku, kalau kau sudah habis belajar dan berkerja, bolehkah kau kirim uang untuk ibu? Ibu tdk minta banyak, lima puluh ribu sebulan pun cukuplah."
Berderai air mata jika kita mendengarnya........
Tapi kalau ibu sudah tiada..........kita baru merasakan kasih sayangnya
IBU......
AKU RINDU......
AKU RIIINDDUU......
SANGAT RINDUUUUU......
Berapa banyak yang sanggup menyuapkan ibunya....
Berapa banyak yang sanggup melap muntah ibunya.....
Berapa banyak yang sanggup mengganti lampin ibunya.....
Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya.......
Berapa banyak yang sanggup membuang ulat dan membersihkan luka kudis ibunya....
Berapa banyak yang sanggup berhenti bekerja untuk menjaga ibunya....
Dan akhir sekali, berapa banyak yang mendoakan JENAZAH ibunya......
Jika kamu menyayangi ibumu
Perhatian dan berilah mereka cinta yang tulus..
Surga di telapak kaki Ibu...
Ingat...!!
Ibu adalah pintu surga bagimu!
Kamis, 05 Juni 2014
Buah akibat
Tiada orang yg terlahir bisa memilih dari rahim seorang Ibu yg miskin, kaya, kejam atau penyayang.
Kita harus belajar bisa menerima kita dilahirkan oleh siapapun, sebab kebajikan dan keburukan yg membuahkan terlahir dimanapun.
Meskipun kita terlahir dari ibu yg kurang penyayang!
Kita tetap hormat dan berbakti.
Selalu bersyukur karena untuk terlahir sebagai manusia tidaklah mudah.
Ada seorang pemuda yg memutuskan meninggalkan kekasihnya yg sedang hamil untuk menikah dengan wanitanya yg lain yg dia anggap lebih cantik, kaya, terhormat dan sebagainya...
Singkat cerita 17th berlalu dan pemuda tersebut telah menjadi seorang jaksa yg terkenal.
Tetapi tidak mempunyai anak dlm pernikahannya. suatu hari dia bertemu dengan seorang gadis muda yg begitu mirip dengan dirinya dan dia yakin bahwa gadis muda tersebut adalah anak kandungnya.
Diapun mulai melakukan segala cara untuk mendapatkan anak tersebut dan perkara tersebut sampai kepengadilan dan gadis muda itupun jadi mengetahui tetang jati dirinya.
Sehari sebelum persidangan gadis tersebut menemui jaksa penuntut yg ΖΞ―ΟΞ±Ζ lain adalah ayahnya dan mengatakan "Seandainya aku adalah biji mangga, ketika aku tumbuh menjadi pohon mangga tidak lah penting aku berasal dari pohon siapa.. tetapi yg terpenting adalah adanya org yg merawat dan menyiramiku, dialah yg berhak atas aku" jaksa itu pun terdiam dan membatalkan segala tuntutannya...
Jangan menyesali apapun yg datang kepadamu, krn semua itu adalah buah dari perbuatan mu...
Apa yg kau tabur..
Itulah yg kau tuai..
Bertanggung jawablah dengan apa yg telah kau perbuat..
Baik atau buruk..
Itu adalah akibat dari perilaku kita..
SEMOGA SEMUA MAKHLUK BERBAHAGIA! <3
Kita harus belajar bisa menerima kita dilahirkan oleh siapapun, sebab kebajikan dan keburukan yg membuahkan terlahir dimanapun.
Meskipun kita terlahir dari ibu yg kurang penyayang!
Kita tetap hormat dan berbakti.
Selalu bersyukur karena untuk terlahir sebagai manusia tidaklah mudah.
Ada seorang pemuda yg memutuskan meninggalkan kekasihnya yg sedang hamil untuk menikah dengan wanitanya yg lain yg dia anggap lebih cantik, kaya, terhormat dan sebagainya...
Singkat cerita 17th berlalu dan pemuda tersebut telah menjadi seorang jaksa yg terkenal.
Tetapi tidak mempunyai anak dlm pernikahannya. suatu hari dia bertemu dengan seorang gadis muda yg begitu mirip dengan dirinya dan dia yakin bahwa gadis muda tersebut adalah anak kandungnya.
Diapun mulai melakukan segala cara untuk mendapatkan anak tersebut dan perkara tersebut sampai kepengadilan dan gadis muda itupun jadi mengetahui tetang jati dirinya.
Sehari sebelum persidangan gadis tersebut menemui jaksa penuntut yg ΖΞ―ΟΞ±Ζ lain adalah ayahnya dan mengatakan "Seandainya aku adalah biji mangga, ketika aku tumbuh menjadi pohon mangga tidak lah penting aku berasal dari pohon siapa.. tetapi yg terpenting adalah adanya org yg merawat dan menyiramiku, dialah yg berhak atas aku" jaksa itu pun terdiam dan membatalkan segala tuntutannya...
Jangan menyesali apapun yg datang kepadamu, krn semua itu adalah buah dari perbuatan mu...
Apa yg kau tabur..
Itulah yg kau tuai..
Bertanggung jawablah dengan apa yg telah kau perbuat..
Baik atau buruk..
Itu adalah akibat dari perilaku kita..
SEMOGA SEMUA MAKHLUK BERBAHAGIA! <3
Senin, 02 Juni 2014
Kepuasan Tiada habisnya
Dikisahkan seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata "cukup".
Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya.
Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana. Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih kurang!
Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata cukup.
Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata"cukup".
Kapankah kita bisa berkata cukup?
Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya.
Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target. Istri mengeluh suaminya kurang perhatian. Suami berpendapat istrinya kurang pengertian.
Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati. Semua merasa kurang dan kurang. Kapankah kita bisa berkata cukup?
Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya. Cukup adalah persoalan kepuasan hati. Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri.
Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya. "Cukup" jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan.
Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.
SEMOGA SEMUA MAKHLUK BERBAHAGIA! <3
Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya.
Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana. Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih kurang!
Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata cukup.
Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata"cukup".
Kapankah kita bisa berkata cukup?
Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya.
Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target. Istri mengeluh suaminya kurang perhatian. Suami berpendapat istrinya kurang pengertian.
Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati. Semua merasa kurang dan kurang. Kapankah kita bisa berkata cukup?
Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya. Cukup adalah persoalan kepuasan hati. Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri.
Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya. "Cukup" jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan.
Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.
SEMOGA SEMUA MAKHLUK BERBAHAGIA! <3
Sabtu, 31 Mei 2014
Selamat Waisak
Tak sebening air di lembah sungai GAngga
Sikapku ..
Tak sesempurna para Bodhisatva.
Tutur kataku ..
tak seindah lantunan ayat suci TRIPITAKA .
Maka ..
∂ï hari menjelang detik2 WEISAK ini,,
Aku ingin meminta maaf pada semua org yg telah hadir dlm hidupku ..
dan yg menyayangiku , atau pun yg membenciku..
Maafkanlah semua kesalahanku.. baik yg disengaja maupun tdk. krn aku hanyalah mnusia biasa yg tak luput dari kesalahan/ dosa...
SELAMAT TRI SUCI WAISAK SEMOGA SEMUA MAHKLUK BERBAHAGIA

Sikapku ..
Tak sesempurna para Bodhisatva.
Tutur kataku ..
tak seindah lantunan ayat suci TRIPITAKA .
Maka ..
∂ï hari menjelang detik2 WEISAK ini,,
Aku ingin meminta maaf pada semua org yg telah hadir dlm hidupku ..
dan yg menyayangiku , atau pun yg membenciku..
Maafkanlah semua kesalahanku.. baik yg disengaja maupun tdk. krn aku hanyalah mnusia biasa yg tak luput dari kesalahan/ dosa...
SELAMAT TRI SUCI WAISAK SEMOGA SEMUA MAHKLUK BERBAHAGIA

Kebesaran Buddha
Buddha tidak pernah menjanjikan hal-hal indah ataupun menjanjikan aku pasti akan ke Surga / Nirwana bila percaya kepadaNya..
Buddha juga tidak pernah berkata" kalau tidak percaya Dia pasti masuk neraka."
Buddha tidak memberikan dongeng yang mengerikan atau menyenangkan supaya aku percaya dan takut terhadapNYa..
Buddha tidak pernah menjanjikan hal-hal yg indah untuk ke depan, bahkan juga tidak bisa mensucikan orang lain..
Bahkan untuk mensucikan diri sendiri pun mengandalkan kita sendiri, tapi kenapa aku masih mau mengikuti ajaranNya ?
karena Buddha, aku tahu :
- kenapa aku menderita.
- kenapa aku cacat.
- kenapa aku bermuka buruk.
- kenapa aku sakit & pendek umur
Semua yg aku alami itu dikarnakan perbuatan ku pada kehidupan sebelumnya.
Dari Buddha, aku mengerti hukum karma dan 4 kesunyataan mulia, bertambah Bijaksana sehingga tidak menyalahkan siapa pun atas penderitaan sendiri.
Oleh Buddhalah aku diajarkan cinta kasih terhadap semua makhluk hidup apapun juga..
Jika suatu saat aku berhasil dalam melewati roda samsara ini sampai akhir hidup, Surga dipersembahan sampai jutaan kalpa pun saya tidak mau, Yang aku inginkan hanyalah bebas dari kelahiran
Tidak ada kelahiran maka tidak ada penderitaan dan kematian..
Apa yg kita tanam itu yg kita petik, apa yg kita lakukan itu yg kita dapatkan(karma),
Itu ajaran yg di ajarkan "Sang Buddha".
INGAT:
Suka cita dan dukacita di tangan kita bukan di tangan siapa"
Buddha juga tidak pernah berkata" kalau tidak percaya Dia pasti masuk neraka."
Buddha tidak memberikan dongeng yang mengerikan atau menyenangkan supaya aku percaya dan takut terhadapNYa..
Buddha tidak pernah menjanjikan hal-hal yg indah untuk ke depan, bahkan juga tidak bisa mensucikan orang lain..
Bahkan untuk mensucikan diri sendiri pun mengandalkan kita sendiri, tapi kenapa aku masih mau mengikuti ajaranNya ?
karena Buddha, aku tahu :
- kenapa aku menderita.
- kenapa aku cacat.
- kenapa aku bermuka buruk.
- kenapa aku sakit & pendek umur
Semua yg aku alami itu dikarnakan perbuatan ku pada kehidupan sebelumnya.
Dari Buddha, aku mengerti hukum karma dan 4 kesunyataan mulia, bertambah Bijaksana sehingga tidak menyalahkan siapa pun atas penderitaan sendiri.
Oleh Buddhalah aku diajarkan cinta kasih terhadap semua makhluk hidup apapun juga..
Jika suatu saat aku berhasil dalam melewati roda samsara ini sampai akhir hidup, Surga dipersembahan sampai jutaan kalpa pun saya tidak mau, Yang aku inginkan hanyalah bebas dari kelahiran
Tidak ada kelahiran maka tidak ada penderitaan dan kematian..
Apa yg kita tanam itu yg kita petik, apa yg kita lakukan itu yg kita dapatkan(karma),
Itu ajaran yg di ajarkan "Sang Buddha".
INGAT:
Suka cita dan dukacita di tangan kita bukan di tangan siapa"
Minggu, 25 Mei 2014
GAGAL ITU BIASA, TERUSLAH BERUSAHA
GAGAL ITU BIASA, TERUSLAH BERUSAHA
Gagal dlm usaha itu biasa. Setiap org yg memulai usaha biasanya memang gagal dulu. Dari kegagalan itulah, dia belajar byk hal utk bangkit lagi. Kita hrs menyadari bhw kegagalan bukan akhir dari segalanya, ttpi justru awal dr sebuah perjuangan utk meraih kesuksesan.
Bukankah kita sering mendengar nasehat bijak yg mengatakan bhw kegagalan adalah keberhasilan yg tertunda. Krn itu, jgn menghitung berapa byk kita gagal, ttp hitunglah seberapa kuat kita utk bangkit lagi setelah terjatuh.
Kegagalan adalah sebuah investasi. Ada pembelajaran di dalamnya utk mengintrospeksi kekurangan dan kesalahan, utk kemudian membenahi dan memperbaiki serta bangkit lagi. Ada semangat dan tekad utk terus mengembangkan dan memacu potensi diri. Tidak ada kesuksesan yang diraih tanpa kegagalan.
Thomas Alfa Edison harus mengalami ribuan kali kegagalan sebelum berhasil menemukan lampu pijar. Ketika ia ditanya, "Mengapa Anda tetap bersemangat untuk melakukan percobaan, padahal telah mengalami ribuan kali kegagalan?" Thomas Alfa Edison menjawab, "Saya tidak pernah mengalami kegagalan satu kalipun, tetapi saya hanya belum menemukan cara yang benar. Setelah ribuan kali mencoba, barulah saya mengetahui cara yang benar."
Karena itu, jangan pernah menyerah dan terkalahkan oleh kegagalan. Jika kesuksesan itu harus ditebus dengan 100 kali kegagalan, berarti semakin sering kita gagal, semakin dekat kita dengan kesuksesan. Akan tetapi, masalahnya adalah kita tidak tahu berapa kali harus gagal sebelum berhasil meraih kesuksesan. Karena itu, tidak ada jalan lain, ketika gagal, bangkit. Saat jatuh, bangun sampai kita meraih kesuksesan.
Bersama seratus kegagalan ada seratus keberhasilan. Tinggal pilih mana dulu yang ingin kita alami. Gagal dulu atau berhasil dulu? Yang paling logis adalah habiskan kegagalan untuk meraih kesuksesan sejati. Tugas kita adalah terus berusaha tak kenal lelah dan putus asa.
Gagal dlm usaha itu biasa. Setiap org yg memulai usaha biasanya memang gagal dulu. Dari kegagalan itulah, dia belajar byk hal utk bangkit lagi. Kita hrs menyadari bhw kegagalan bukan akhir dari segalanya, ttpi justru awal dr sebuah perjuangan utk meraih kesuksesan.
Bukankah kita sering mendengar nasehat bijak yg mengatakan bhw kegagalan adalah keberhasilan yg tertunda. Krn itu, jgn menghitung berapa byk kita gagal, ttp hitunglah seberapa kuat kita utk bangkit lagi setelah terjatuh.
Kegagalan adalah sebuah investasi. Ada pembelajaran di dalamnya utk mengintrospeksi kekurangan dan kesalahan, utk kemudian membenahi dan memperbaiki serta bangkit lagi. Ada semangat dan tekad utk terus mengembangkan dan memacu potensi diri. Tidak ada kesuksesan yang diraih tanpa kegagalan.
Thomas Alfa Edison harus mengalami ribuan kali kegagalan sebelum berhasil menemukan lampu pijar. Ketika ia ditanya, "Mengapa Anda tetap bersemangat untuk melakukan percobaan, padahal telah mengalami ribuan kali kegagalan?" Thomas Alfa Edison menjawab, "Saya tidak pernah mengalami kegagalan satu kalipun, tetapi saya hanya belum menemukan cara yang benar. Setelah ribuan kali mencoba, barulah saya mengetahui cara yang benar."
Karena itu, jangan pernah menyerah dan terkalahkan oleh kegagalan. Jika kesuksesan itu harus ditebus dengan 100 kali kegagalan, berarti semakin sering kita gagal, semakin dekat kita dengan kesuksesan. Akan tetapi, masalahnya adalah kita tidak tahu berapa kali harus gagal sebelum berhasil meraih kesuksesan. Karena itu, tidak ada jalan lain, ketika gagal, bangkit. Saat jatuh, bangun sampai kita meraih kesuksesan.
Bersama seratus kegagalan ada seratus keberhasilan. Tinggal pilih mana dulu yang ingin kita alami. Gagal dulu atau berhasil dulu? Yang paling logis adalah habiskan kegagalan untuk meraih kesuksesan sejati. Tugas kita adalah terus berusaha tak kenal lelah dan putus asa.
Langganan:
Postingan (Atom)