Sabtu, 03 Mei 2014
Bijak berbuat baik
Ada seorang pengemis memohon sedekah kepada seorang Bijak.
Orang Bijak,
: "Tolong pindahkan batu bata itu ke halaman belakang"
"Saya hanya memiliki 1 tangan,
mana mungkin dapat memindahkan ?"
Lalu dengan 1 tangan, si orang Bijak memberi contoh.
Si pengemis akhirnya menggunakan 1 tangannya memindahkan batu bata.
Si orang Bijak memberinya uang.
"Terima kasih..."
"Tidak perlu berterima kasih,
ini adalah uang hasil jerih payahmu"
"Budi baik anda ini akan saya ingat..."
Beberapa hari kemudian, datang lagi pengemis lain,
"Pindahkan batu bata ini ke halaman depan, saya akan memberimu uang"
Tetapi si pengemis memiliki 2 tangan ini menganggap hina pekerjaan ini, lalu dia pergi.
Murid 2x bertanya,
"Kemarin guru menyuruh memindahkan batu bata dari halaman depan ke halaman belakang.
Kali ini menyuruh pindahkan dari halaman belakang ke halaman depan.
Sebenarnya batu bata ini ingin diletakkan dimana ?"
"Bata bata itu diletakkan di depan atau belakang adalah sama saja,
tetapi mau memindahkan atau tidak bagi si pengemis, tidaklah sama"
Beberapa tahun kemudian, si Pengemis yg memiliki 1 tangan berhasil menjadi orang kaya yg ternama di daerahnya.
Sebab dia berjuang hidup dengan mengandalkan kemampuan diri sendiri.
Tetapi pengemis yg memiliki 2 tangan lengkap, masih meminta sedekah.
KESIMPULAN :
Berbuat baik haruslah bijak.
Realita Kehidupan
Kadang .... apa yang kita BERI , tak selamanya BERARTI.
Kadang .... apa yang kita CARI juga tak selamanya bisa kita TEMUKAN .
Kadang .... apa yang kita NANTIKAN dan kita HARAPKAN pun, tak selalu bisa kita DAPATKAN
Kehidupan tidak menuntut untuk selalu sampai ke puncak.
Kehidupan hanya meminta kita melakukan yg terbaik,di setiap langkah
Keberhasilan adalah meraih bagian tertinggi yg ada dalam diri.
Dimanakah bagian tertinggi itu ?
Ketika memberi yg terbaik, yg dimiliki. Disitulah bagian tertinggi, disitulah keberhasilan !
Kita tidak perlu membandingkan pencapaian dengan orang lain, sebab setiap orang memiliki bagian tertinggi yg berbeda.
Orang yg telah memberikan yg terbaik untuk kebahagiaan orang banyak akan menikmati kedamaian & sukacita nurani yg tidak berkesudahan.
Kita tidak perlu bersusah hati dengan penilaian orang tetapi bersusah hatilah karena tidak pernah berupaya memberi yg terbaik yg dapat dilakukan.
Ɓε̲̣. MĭNDFU£ & Ɓε̲̣ HɑPpY<3<3
Jumat, 07 Maret 2014
7 pertanyaan sang buddha kpd pengikutnya
1 "Apakah yg PALING TAJAM di dunia ini ?"
Umatnya menjawab dengan serentak "Pedang.
"Jawab Buddha : Yg paling tajam adalah "lidah manusia"
karena melalui lidah, manusia dengan mudah memfitnah orang,
menyakiti hati, melukai perasaan orang, dll.
2: Apa yg PALING JAUH dari diri kita di dunia ini?
Ada yg menjawab: "Antariksa, bulan, matahari.
"Jawab Buddha : Yg paling jauh adalah "masa lalu".
Siapa pun kita, bagaimana pun & betapa pun kayanya kita,
tetap kita TIDAK bisa kembali ke masa lalu.
Sebab itu kita harus menjaga hari ini & hari² yg akan datang.
3: Apa yg PALING BESAR di dunia ini?
Ada yg menjawab "Gunung, bumi, matahari.
"Jawab Buddha : Yg paling besar yg ada di dunia ini adalah "nafsu".
Banyak manusia menjadi celaka karena menuruti hawa nafsunya.
Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu duniawi.
Karena itu hati² dengan hawa nafsu..!
4: "Apa yg PALING BERAT di dunia ini?
"Ada yg menjawab : "Baja, besi, gajah.
"Jawab Buddha : Yg paling berat adalah "berjanji".
Hal yg gampang diucapkan tapi sulit dilakukan.
5: "Apa yg PALING RINGAN di dunia ini?
"Ada yg menjawab "Kapas, angin, debu, daun.
"Jawab Buddha :Yg paling ringan di dunia ini adalah
"Melupakan KU & Meninggalkan KU".
Lihatlah banyak orang yang karna harta,
tahta dengan mudahnya meninggalkan Aku.
6: Apa yg PALING DEKAT dengan diri kita di dunia ini?
Ada yg menjawab: "Orang tua, sahabat, teman, kerabatnya.
"Jawab Buddha : Yg paling dekat dengan kita adalah "KEMATIAN".
Sebab kematian adalah PASTI adanya & tiap detik bisa terjadi.
7: Dan terakhir pertanyaan: "Apakah yang paling gampang di dunia ini?
"Mereka menjawab "Makan, tidur, nongkrong dll
"Jawab Buddha : Yg paling gampang adalah " BAGIKAN STATUS INI ",
maka akan jadi renungan yg bermanfaat bg teman² mu yg membacanya…..
walaaupun bukan Umat Buddha Smoga bermanfaat Sobat.
"Sαββε Sᆆα βђαvαπ†u Sukђi†α††α"
สัพเพ สัต ตา ภะ วัน ตุ สุขิตัต ตา
"Semoga semua makhluk berbahagia."
Sabtu, 01 Maret 2014
Bahagia ada di Dalam Diri Kita
Orang miskin makan makanan yang sederhana sudah nikmat sekali. Tetapi, bagi orang yang kaya raya, makan makanan yang mewah baru merasa nikmat.
Kalau kita periksa, di dalam makanan yang sederhana dan makanan mewah itu, adakah kebahagiaan disana? Tidak ada!
Senang dan nikmat adanya di dalam batin.
Kalau orang kaya kita beri makanan yang sederhana menjadi kecewa dan jengkel. Apakah kecewa dan jengkel itu ada dalam makanan itu? Ternyata tidak ada! Kecewa dan jengkel ada di dalam batin.
Kebahagiaan ada dalam diri kita sendiri. Kita tidak perlu mencarinya jauh-jauh. Kebahagiaan muncul di dalam diri kita ini, bukan di luar.
Agama apapun tidak bisa menghadiahkan kebahagiaan. Semua agama hanya bisa menunjukkan caranya, kita sendiri yang harus melaksanakannya. Semua itu bergantung kepada kita sendiri.
Siapa yang membuat bahagia? Kita sendiri.
Siapa yang membuat tidak bahagia? Kita sendiri juga.
Kebahagiaan bergantung pada perubahan yang kita lakukan di dalam diri kita.
Kalau kita berani mengubah sikap hidup kita, menghancur leburkan keserakahan, keakuan; tidak hanya untuk menjaga gengsi, tetapi benar2 ingin menghancurkan nafsu keburukan, maka kebahagiaan akan muncul dalam batin kita. Dan jika kebahagiaan sudah muncul di dalam batin, kita akan merasa bahagia setiap saat.
Cobalah renungkan, kebahagiaan ada di dalam diri kita, tidak ada dalam makanan, tidak ada dalam pakaian, tidak ada dalam rumah yang bagus, juga tidak ada di dalam mobil yang berganti-ganti.
Apa saja yang kita hadapi, bisa membuat kita menderita, karena penderitaan itu kita yang membuatnya sendiri.
Sebaliknya, kita juga bisa untuk tidak membuat penderitaan.
Jadi kalau menghadapi apapun, entah itu urusan suami, istri, pembantu, pekerjaan, tetangga, panas, dingin, untung, rugi, capai; buatlah agar tidak menjadi menderita karena kita sendiri yang bisa membuat menjadi penderitaan atau tidak menjadi penderitaan.
Sumber: "Bersahabat Dengan Kehidupan" - Bhikkhu Sri Pannavaro
Detik2 menjelang Kematian
"Just sharing" Aϑå 3 tanda 2x menjelang detik 2x kematian seseorang, yaitu :
1. Kamma : Perbuatan...
Perbuatan 2x di masa lalu akan muncul seketika seakan 2x kita sedang melakukannya pada saat itu.
Org yg semasa hidupny bnyk melakukan perbuatan baik, akan mudah mengingat perbuatan2 baik yg pernah dlakukannya, ibarat pohon yg mengarah ke timur jika dtebang akan tetap mengarah ke timur, begitu pula lah pikiran mnjelang kematian.
Oleh karena itu, kalau menghadapi orang yg sedang menghadapi kematian, harus diingatkan perbuatan 2x baik yg pernah diperbuat "JANGAN" pernah menanyakan bagaimana keadaannya pada saat itu, karena yg bersangkutan akan semakin takut & cemas.
2. Kammanimitta
: Alat yg digunakan pada saat seseorang untuk melakukan suatu perbuatan.
Maksudnya, semasa hidupnya dia menggunakan alat tersebut untuk melakukan perbuatan baik atau buruk.
Misalnya: seorang penjagal babi, ddetik2 mnjelang kematiannya melihat pisau.
3. Gattinimita
: Tempat yg akan dituju/dilahirkan, disanalah dia akan terlahir kembali.
Misalnya pada saat menjelang kematiannya, yg bersangkutan melihat api, berarti akan terlahir di alam "niraya : neraka".
Melihat hutan, akan trlahir sebagai asura: raksasa. Tetapi jika melihat kereta 2x kencana & "Bodhisattva : Makhluk luhur", yg bersangkutan akan terlahirkan di alam "sukkhavati : bahagia".
Orang yg takut menghadapi kematian adalah :
1. Orang yg tidak mampu melepaskan kesenangan 2x duniawi.
2. Orang yg tidak mampu melepaskan kemelekatan pada tubuh jasmani.
3. Orang yg belum pernah melakukan perbuatan 2x baik.
4. Orang yg belum memahami "dhamma : kebenaran".
Oleh karenanya persiapkanlah diri kita dengan kebajikan 2x, mis :
Berdana : amal, menjalankan sila : ber moral & meditasi untuk melatih kesadaran. Y.M.B. Kheminda.
Sabtu, 18 Januari 2014
Hidup bagai napas
Senin, 25 November 2013
Ilustrasi Kehidupan
By Bhante Aggacitto
Hidup itu memang sudah banyak masalah, baik besar maupun kecil tetap akan ada namanya masalah.
Maka dari itu berusahalah untuk tidak menambah lagi masalah, meskipun hidup sudah banyak masalah coba tersenyumlah, hadapilah dan selesaikanlah, agar hidup semakin tidak bermasalah.
Seperti halnya "Air laut.... Meskipun banyak sungai Ƴα̍Ϟƍ besar maupun kecil, meskipun banyak kotoran menyiramnya ia tetap tenang dan tegar dengan penuh kerendahan untuk menerimanya.
Ia tidak pernah mempermasalahkan meskipun itu tidak menyenangkan, walaupun demikian air laut tetap pada prinsipnya untuk selalu menawarkan semua rasa menjadi satu rasa"
Hendaknya kita perlu merenungkan dan belajar banyak dari air laut, meski rasanya tidak enak kita minum tetapi sifatnya memiliki nilai lebih Ƴα̍Ϟƍ luar biasa bagi kehidupan.
Sent from BlackBerry® on 3